• 31

    Jan

    Belajar bersama anak

    Disayangi dan dicintai adalah hak setiap anak. Dan sebagaimana kita tau, hak anak adalah kewajiban bagi setiap orang tuanya. Setiap ayah dan atau ibu sebagai orang tua, tentu punya cara dan gaya masing-masing untuk mengekspresikan cinta dan kasih sayang kepada anak. Begitu pun aku yang (katanya) seorang backpacker sejati. Aku sudah sering sekali mengungkapkan bahwa aku ini seorang ibu yang payah jika di rumah. Tidak bisa masak dan malas mengerjakan pekerjaan rumah. Padahal, cinta bisa hadir dalam semangkuk sup hangat untuk anak-anak ketika mereka merasa lapar sepulang sekolah. Atau, cinta juga bisa hadir dalam ruangan yang bersih dan wangi, untuk bercengkrama di sore hari. Hmm… Lalu, bagaimana caraku menghadirkan cinta? Sejak 2 tahun yang lalu, aku memutuskan untuk mulai mengajak
  • 23

    Jan

    Belajar Bersyukur

    Pagi ini, sambil menikmati secangkir teh dan bakwan untuk sarapan pagi di pantry kantor, iseng-iseng aku membuka facebook dan melihat-lihat, apa saja yang pernah kutulis di facebook selama tahun 2014? Dan aku tertarik pada status yang pernah kutulis pada 4 Juli, tulisannya begini: Sesampainya aku di rumah setelah kerja, seperti biasa, Daffa’ & Abyan memeriksa isi tas yang biasa kubawa kerja. Disana mereka menemukan dua susu cair coklat ukuran 200ml, dan 2 bungkus mi instan. “Bu, cuma ini?” Tanya Daffa’. Kulihat expresi wajahnya kecewa karena tak menemukan yang diharapkan. “Iya, kenapa?” Jawabku. “Eh, ngga papa. Harus bersyukur, kan? Maaf ya, Bu, mamas lupa” sahutnya sambil mengulum senyum. “Bu, nanti kalo udah punya uang belii
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post